Blog EntryKisah Tiga Buah PohonApr 10, '07 10:38 PM
for everyone

Tiga buah pohon


Ada sebuah kisah tentang tiga buah pohon


Pohon pertama bermimpi, jika suatu hari ia dipotong, dia ingin menjadi kotak penyimpan harta karun.


Pohon kedua bermimpi, jika suatu hari ia di potong, dia ingin menjadi kapal milik raja


Sedangkan pohon ketiga, dia bermimpi dia ingin menjadi pohon yang paling tinggi, sehingga orang-orang akan mengingat dia.Hingga suatu hari, tiba hari pemotongan itu.


Pohon pertama ternyata hanya dijadikan tempat makan ternak. Yaitu tempat jerami…

Pohon kedua ternyata hanya dijadikan kapal nelayan biasa.

Pohon ketiga begitu dipotong hanya dibiarkan teronggok begitu saja.

Nah selang beberapa waktu, ketiga pohon itu telah melupakan mimpi mereka. Dan inilah kisah dari pohon pertama :


>> kisah dari pohon pertama, datang seorang ibu kekandang tempat ternak dan tempat makanannya berada. Dan lahirlah bayi disitu, dan bayi itu ditempatkan ditempat jerami tersebut. Dan kayu itupun sadar, bahwa bayi itu lebih dari sekedar harta karun.


>>kisah dari pohon kedua, suatu hari perahu nelayan ini sedang melaut dan ternyata terjadi badai. Dia merasa bahwa tidak akan mungkin melampaui badai dan salah seorang penumpang berkata pada badai, “wahai badai berhentilah !!”

Dan kayu kedua pun sadar bahwa ternyata orang itu adalah raja diatas raja.


>>tiba pada pohon ketiga, akhirnya setelah bertahun tahun dibiarkan teroggok begitu saja, dia dibuat menjadi salip, dan orang yang membawanya di caci maki bahwa dilempari kotoran. Dan akhirnya dia dipancangkan setinggi mungkin.


Hikmah :

Bahwa Tuhan akan membuat mimpi kita menjadi kenyataan tapi mungkin, tidak sama persis dengan apa yang kita impikan , bisa jadi apa yang Tuhan wujudkan jauh lebih baik. Karena memang perencana yang paling baik adalah Tuhan


neraandianti wrote on Apr 11, '07
betul hikmahnya itu Nana...
bahkan Allah lebih tahu mana yang terbaik dan mana yang dibutuhkan hambanya. bukan seperti yang diminta
bukansiapasiapa wrote on Apr 11, '07
Kita berharap, tapi Tuhan yang menentukan :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help