>> Antara Kerja dan kuliah, keberuntungan ....??
Pertanyaan yang aneh bagi sebagian orang yang cinta sekolah. Mungkin orang akan beranggapan bahwa orang yang melontarkan pertanyaan itu adalah orang yang bodoh, masa Tanya kuliah buat apa ??? ya pastinya biar tambah ilmu, tambah pinter, dan untuk mengejar pekerjaan yang lebih baik. Mungkin ini adalah jawaban bagi yang suka sekolah.
Kenapa saya bilang yang suka sekolah, bukan yang suka menuntut ilmu ??
Karena yang namanyamenuntut ilmu itu khan gak harus di bangku sekolah utawa kuliah.
Bisa dimana saja dan kapan saja, ya nggak ??! Dan gak ada batasan waktu untuk menuntut ilmu,sedang kalo sekolah khan ada batasannya juga, meski banyak juga orang yang sekolah atau kuliah tidak selesai sesuai dengan waktunya........
Nah kembali kemasalah kuliah buat apa ?? Ada sedikit perbincangan saya dengan sahabat baik saya, Ardhian beberapa waktu lalu. Kebetulan kita sama-sama satu tempat kursusan waktu belajar komputer. Dia sudah diterima bekerja sebagai staff di Carrefour jogja yang kebetulan baru saja dibuka waktu itu. Dia sempat memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan non formalnya itu. Padahal tinggal beberapa bulan lagi selesai, bahkan dia sudah tidak berangkat selama satu setengah bulan lamanya. Dan selama itu pula, saya selalu berusaha untuk membujuknyaagar menyelesaikan pendidikan non formalnya itu, dan memang membawa hasil, akhirnya dia mau juga melanjutkan studinya, bahkan kita pun magang dalam satu kelompok.
Tahukah anda apa yang dia katakan saat memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan, baik pendidikan formal atau non formalnya ?? jawabannya ya seperti pertanyaan yang jadijudul tulisan ini tadi >> KULIAH ?? BUAT APA??
Saya tidak kaget mendengarnya, karena dia punya alasan tersendiri untuk mengatakan hal itu. Berikut penuturannya waktu itu >> „ Nha, kuliah tinggi-tinggi buat apa ?? Toh banyak yang jadi pengangguran. Mereka malah jadi sampah masyarakat. Bukankah pada akhirnya kita juga akan kembali pada kerja ?? contohnya sekarang kamu, kuliah , besok ujung-ujungnya mau cari kerja juga khan ??! Yang terpenting sekarang tuh, kita punya kerjaan, gak menjamin orang sekolah tinggi punya kerjaan yang mapan. Kalo udah punya kerjaan, ngapain buang-buang uang buat sekolah. Mending buat bantu orang tua.“
Dhian memang benar, karena setiap orang memang punya hak untuk menilai segala sesuatu berdasarkan segi pemikiran orang tersebut. Apa yang dikatakannya adalah fakta, bukan fatamorgana......dan saya tak mau membantah atau mendebatnya, karena sayapun punya pemikiran tersendiri tentang kuliah. Saya hanya mengatakan kepadanya >>
„ Dhi, kamu gak salah ngomong kayak gitu, emang bener sih apa yang kamu katakan barusan. Tapi kalo bagiku, sekolah ataupun kuliah itu merupakan salah satu sarana kita untuk menuntut ilmu. Dan,.......dalam agamaku, Islam yang namanya menuntut ilmu tuh wajib hukumnya dari buaian ibu sampai masuk liang lahat. Dan ada janji Allah yang isinya menyatakan bahwa Allah akan meninggikan derajat manusia yang berilmu.
Memang kebanyakan orang, apalagi anak-anak jaman sekarang, sekolah atau kuliah hanya sekedar sebagai sarana untuk menunaikan kewajiban dari orang tua, atau sebagai gengsi saja. Dan mereka juga menganggap bahwa dengan kuliah tinggi mereka akan dengan mudah mendapatkan pekerjaan yang dinginkannya. Tapi,..kenyataannya khan tidak seperti itu. Seperti yang kamu katakan tadi, tapi Dhi bagiku, kalo memang sekolah atau kuliah itu bisa menjadi sarana untukku menuntut ilmu dan beribadah, kenapa enggak ?? Selagi bisa, kalo niat kita baik aku rasa Tuhan akan mempermudahkan jalan kita kok..“
Dhian hanya diam waktu itu. Dan akhirnya perbincanganitu pun selesai. Tapi beberapa hari lalu, dia datang kerumah saya dan mengabarkan berita bahagia, bahwasannya dia telah diangkat sebagai pegawai tetap di Carrefour jogja, meski beberapa minggu dia sempat dipindahkan ke Bali. Dia menanyakan kuliah saya, dan juga rencana saya usai kuliah ini nanti. Jawaban saya simpel saja, kerja ! Padahal saya sendiri saat ini tengah bekerja juga.
Dan Dhian hanya tertawa, begitu juga dengan saya.
Ya itulah arti kuliah bagi saya dan sahabat saya, Ardhian.....
Pengetahuan adalah satu-satunya kekayaan yang tidak dapat dirampas. Hanya kematian yang bisa memadamkan lampu pengetahuan yang ada pada dirimu.
{ Kahlil Giban }
~**~ Buat Dhian, selamat ya…atas diangkatnya dirimu jadi pegawai tetap Carrefour..
~**~ Besok kalo diriku belanja kesana, dibayarin ya, he he he…….