Hidup itu pilihan...

Benarkah ? Kalo saya yang menjawab jawabannya masih Entah.
Seperti postingan saya yang disini rasanya memang tak berlebihan judul yang sya tulis diatas. Dan ndak usah diurai panjang lebar, itu sudah menjadi inti dari postingan

.
Menjadi dewasa itu butuh proses dan juga merupakan pilihan kita kala hidup didunia. Kalau mau tua, ndak usah milih untuk menjadi tua nanti juga bakal tua sendiri. (Insya Allah jika diperkenankan sampe tua oleh Allah SWT). Waktu akan memproses setiap makhluk yang bernyawa untuk menjadi tua. Lalu bagaimana dengan dewasa atau kedewasaan seseorang ?
Sekali lagi itu pilihan

...
Kata seorang
kakak,
dewasa itu tidak bisa dilihat dari umur.
Tapi dari seberapa cepat seseorang tersebut belajar dari kehidupan yang dia jalani. Nah secara tidak langsung sepertinya maksudnya adalah bahwasannya hidup ini adalah pilihan.
Agaknya sama halnya dengan mati yang merupakan sebuah kepastian. Tanpa harus meminta atau capek capek bunuh diri sebenarnya setiap makhluk yang bernyawa pastilah mati

. Namun untuk menjalani sebuah hidup dalam kehidupan bisa juga dikatakan sebuah pilihan. Tapi kadang ada juga orang yang memilih mati yang notabene nya merupakan sebuah kepastian (soalnya pasti mati) dari pada memilih hidup yang bisa dikatakan bahwa hidup itu pilihan.
Sekali lagi hidup ini pilihan. Kalau kita memilih hidup, maka apapun resikonya harus kita jalani. Kata seorang
sahabat rintangan adalah
ujian atau batu pengasah,semakin banyak di asah semakin tajam. Dan setelah direnungi sepertinya memang benar adanya...
Nah sekarang mana pilihan kita. Kalau memilih hidup ya jalani hidupini dengan sebaikbaiknya hidup dan jangan sia siakan waktu

...
Hiduplah untuk kehidupan yang singkat ini dan selalu
bersyukur untuk hari ini esok seterusnya dan yang telah lalu dengan meninggalkan rasa penyesalan kenapa kita hidup didunia ini^^
SEMANGAT......!!
NgomongGakJelas
Masih di bumi yang sama
Djogjakarta 22 April 2008