

.................
Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
kau membuat diriku
Akan selalu memujamu
Disetiap langkahku
Ku akan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan
Hidupku tanpa cintamu
.....................
(Sempurna ~ Gita Guttawa)
--
Senja..melangkah gontai diantara rerimbunan pohon yang daunnya merubah suasana. Saat berguguran membawa sejuta makna, akan bergantinya musim dan menuanya usia. mengiringi sebuah ragu yang mulai mengendap dalam benak, berputar dan menyusun kata membentuk sebuah kalimat tanya. menyimpulkan setiap tingkah dan ucap...
Langit ini mulai merona, entah karena mengekspresikan malu atau emosi yang tertahan gelapnya hari. Disetiap wajahnya terbaur beraneka warna, Seperti pelangi namun tak punya hati.
Selalu ku tertegun, saat senja menjemput terangnya hari. Kenapa kenangan dan bayangan itu selalu saja mengikuti kemana saja langkahku berpijak. Seperti langit yang selalu menaungi kemanapun aku pergi. Seperti malam panjang yang tak kunjung pagi kurasa, keheningan ini begitu sunyi. Meski silih berganti cerita berlalu, tetap saja kenangan itu tak juga menepi.
Harus bagaimana? Apakah memang harus kuikuti kemana senja ini pergi ? Dengan ditemani reruntuhan dedaunan yang tertiup angin dan melayang bebas kemanapun angin menjatuhkannya ke bumi.
Senja...tetap langkahmu perlahan. adakah terbersit di benakmu kau ingin menyiksaku ? Bawalah aku menuju malam sejuta bintang. Agar wajah wajah itu karam di tengah lautan kunang-kunang. Aku ingin mendengar bintang bercerita tentang keajaiban dunia, dan membuatku tertawa. Ingin ku dengar senandung lirih rembulan yang membuaiku kedalam jiwa yang tenang dan penuh harapan.
--